Meskipun penyembuhan luka operasi yang baik secara positif berkorelasi dengan penanganan jaringan yang lembut, pentingnya asepsis juga harus kembali ditekankan. Sebuah luka operasi yang 'diperlakukan secara kasar' dapat menimbulkan kerusakan banyak segmen jaringan. Namun, luka tersebut hanya sedikit terkontaminasi oleh agen infeksi yang akhimya menjadi purulen atau bahkan terjadi septikemia yang mengancam nyawa. Sebaliknya, resistensi alami pada jaringan yang sedikit mengalami kerusakan sering kali dapat berhasil menangkal infeksi yang bermakna.
Tampilkan postingan dengan label infeksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label infeksi. Tampilkan semua postingan
Senin, 04 Juli 2011
Sabtu, 25 Juni 2011
Gejala penyakit maag (Tukak lambung)
Tukak lambung adalah luka pada lapisan lambung atau usus dua belas jari, yang dikenal dengan sakit maag. Gejala umum penyakit maag adalah pegal-pegal di punggung selama beberapa hari atau beberapa minggu. Gejala ini terjadi 2-3 jam setelah makan atau terjadi tengah malam ketika perut kosong. Gejala-gejala lainnya yaitu berat badan berkurang, kurang nafsu makan, kembung, mual, dan muntah-muntah.
Kamis, 09 Juni 2011
Cedera pada Limpa
Limpa merupakan organ abdomen yang paling sering mengalami cedera akibat trauma tumpul; cedera limpa terjadi pada seperempat dari trauma tumpul organ visera. Lebih kurang 30 sampai 40 persen pasien dengan cedera limpa menunjukkan tekanan sistolik dibawah 100 mmHg. Tanda-tanda lain yang sangat meyakinkan adanya cedera limpa yaitu: riwayat cedera yang walaupun ringan, diikuti oleh nyeri abdomen terutama kuadran kiri atas; nyeri bahu kiri; dan sinkop. Elevasi tungkai ditempat tidur atau tekanan pada regio subkostal kiri kadang kala menimbulkan nyeri pada puncak bahu kiri. Ciri diagnostik termasuk: peningkatan atau penurunan hematokrit, leukositosis Iebih dari 15.000, foto rontgen yang memperlihatkan fraktur iga kiri bawah, letak lambung bergeser, gambaran tepi limpa menghilang. Pada kasus meragukan dilakukan parasentesis abdominal dan bilasan peritoneum diagnostik yang sangat membantu menegakkan diagnosis.
Saat ini CT scan merupakan prosedur pilihan baik untuk pasien anak maupun dewasa. Angka ruptur limpa yang lambat adalah kurang dari 1 persen dari lebih 600 orang pasien.
Saat ini CT scan merupakan prosedur pilihan baik untuk pasien anak maupun dewasa. Angka ruptur limpa yang lambat adalah kurang dari 1 persen dari lebih 600 orang pasien.
Sabtu, 14 Mei 2011
Malabsorpsi Gula Susu
Kasus tidak tahan terhadap gula susu (lactose) paling sering ditemukan. Usus kekurangan enzim lactase sehingga gula susu gagal diserap usus. Normalnya, karbohidrat dipecah-pecah menjadi gula yang lebih sederhana disakarida dan monosakarida. Gula sederhana ini yang akan diserap oleh jonjot-jonjot usus menjadi gula paling sederhanya atau gula tunggal (monosakarida) oleh tiga jenis enzim yakni laktase, sukrase, dan maltase menjadi glukosa dan galaktosa.
Apabila ada gangguan pada salah satu enzim di atas, penyerapan gula sederhana akan terganggu sehingga terjadi kasus malabsorpsi. Tergantung enzim mana yang kurang, kita melihat beragam kasus malabsorpsi makanan atau minuman sebagaimana tampak dalam tabel di atas.
Apabila ada gangguan pada salah satu enzim di atas, penyerapan gula sederhana akan terganggu sehingga terjadi kasus malabsorpsi. Tergantung enzim mana yang kurang, kita melihat beragam kasus malabsorpsi makanan atau minuman sebagaimana tampak dalam tabel di atas.
Kamis, 05 Mei 2011
Komplikasi Diabetes pada (Pembuluh Darah) Tungkai dan Kaki
Komplikasi pada pembuluh darah besar di tungkai sering sekali terjadi pada diabetisi. Yang menyebabkan kelainan ini adalah penebalan dinding pembuluh darah besar (makroangiopati), lazim disebut aterosklerosis. Dengan penebalan tersebut, aliran darah ke tungkai dan kaki menjadi tidak lancar dan berkurang. Hal tersebut menimbulkan beberapa keluhan, di antaranya, kaki terasa dingin, kram (kejang) otot tungkai, dan kulit kering.
Jumat, 29 April 2011
Upaya Penanggulangan Flu Burung yang Dilakukan Pemerintah
Pada masa wabah, penularan berlangsung dengan cepat di antara populasi unggas. Khususnya antar peternakan pada suatu daerah ke daerah lain seiring dengan tingginya angka kematian di antara populasi unggas.
Selain pada unggas, telah terdapat banyak kasus pada manusia di mana penyakit ini menular melalui kontak langsung maupun tidak langsung dengan sekret atau kotoran (feces) unggas yang terinfeksi virus flu burung. Walaupun dcmikian dapat dikatakan bahwa hingga saat ini, belum terdapat bukti mengenai terjadinya penularan dari manusia ke manusia.
Sehubungan dengan kenyataan tersebut, secara umum masyarakat perlu dihimbau hal-hal sebagai berikut:
Selain pada unggas, telah terdapat banyak kasus pada manusia di mana penyakit ini menular melalui kontak langsung maupun tidak langsung dengan sekret atau kotoran (feces) unggas yang terinfeksi virus flu burung. Walaupun dcmikian dapat dikatakan bahwa hingga saat ini, belum terdapat bukti mengenai terjadinya penularan dari manusia ke manusia.
Sehubungan dengan kenyataan tersebut, secara umum masyarakat perlu dihimbau hal-hal sebagai berikut:
Senin, 28 Maret 2011
Penyakit Batu Empedu
Hingga dekade ke-6, 20% wanita dan 10% pria menderita batu empedu dan prevalensinya meningkat dengan bertambahnya usia, walaupun umumnya selalu pada wanita. Dalam masyarakat Barat, batu yang terbanyak ditemukan adalah batu kolesterol atau campuran kolesterol-kalsium bilirubin. Patogenesisnya tidak seluruhnya dimengerti. namun faktor-faklor yang dapat membentuk empedu litogenik mencakup peningkatan kandungan kolesterol, berkurangnya asam empedu dan stasis biliaris. Pada sebagian besar kasus, batu empedu adalah asimtomatik dan hanya 10% mengalami gejala setelah 5 tahun. Batu empedu menyebabkan 3 kelainan utama: kolesistitis, kolik biliaris dan koledokolitiasis.
Sabtu, 19 Maret 2011
Penyakit Radang Usus
Penyakit hepatobiliaris bisa mengkomplikasi kolitis ulserativa dan penyakit Crohn. Manifestasi dan keparahannya bervariasi. Perlemakan hati, kolangitis, jejas akibat-obat, hepatitis kronis, fibrosis porta, sirosis, abses hati, infark, trombosis vena porta, kolangitis sklerotikans, karsinoma saluran empedu, dan kolelitiasis semuanya terkait. Komplikasi ini lebih mungkin terjadi pada penderita dengan komplikasi di luar saluran cerna yang tetapi tidak ada korelasi dengan beratnya penyakit radang usus. Penyebab kelainan fungsi hati pada penderita dengan kolitis ulserativa atau penyakit Crohn belum diketahui. Kolektomi total tidak bermanfaat pada manajemen komplikasi hepatobiliaris pada penderita dengan kolitis ulserativa.
Senin, 14 Maret 2011
Antigen-Spesifik Prostat (PSA)
Kanker prostat adalah keganasan tersering pada laki-laki dengan lebih dari 240.000 kasus baru didiagnosis seliap tahunnya; namun, hanya sekitar 40.000 dari mereka yang akan meninggal karena penyakit ini. Perjalanan alamiah kanker prostat pada sebagian kecil kasus sangat agresif dengan hanya sedikit pilihan terapi yang dapat menyembuhkan. Sebagian besar kanker prostat tumbuh jauh lebih lambat, dan banyak kasus ditemukan secara tidak sengaja saat otopsi laki-laki lanjut usia yang meninggal karena sebab lain.
Selasa, 25 Januari 2011
Diagnosis Banding Perdarahan Vagina
Evaluasi perdarahan vagina pada anak-anak dapat disederhanakan dengan membagi pasien ke dalam kelompok pramenarke dan postmenarke.
DIAGNOSIS BANDING PERDARAHAN VAGINA PRAMENARKE
Infeksi Vulvovaginitis
Herpes
Kondiloma akuminata
Trauma
Penganiayaan seksual
Tumor
Sarkoma botryoides
Adenokarsinoma serviks atau vagina
Produksi estrogen dari kista atau neoplasma ovarium
IIemangioma
Toksin
Estrogen eksogen
Kongenital
Prolaps uretra
Lain-lain
Gangguan kulit vulva
Perdarahan withdrawal pada neonatus
Pubertas prekoks
Sindrom McCune-Albright
Benda asing
DIAGNOSIS BANDING PERDARAHAN VAGINA PRAMENARKE
Infeksi Vulvovaginitis
Herpes
Kondiloma akuminata
Trauma
Penganiayaan seksual
Tumor
Sarkoma botryoides
Adenokarsinoma serviks atau vagina
Produksi estrogen dari kista atau neoplasma ovarium
IIemangioma
Toksin
Estrogen eksogen
Kongenital
Prolaps uretra
Lain-lain
Gangguan kulit vulva
Perdarahan withdrawal pada neonatus
Pubertas prekoks
Sindrom McCune-Albright
Benda asing
Kamis, 13 Januari 2011
Penyakit Kulit Impetigo
Impetigo adalah infeksi kulit superfisial yang biasanya disebabkan oleh stafilokokus atau streptokokus grup A. Impetigo terdiri atas dua jenis, vesikular dan bulosa.
Impetigo vesikular sangat sering terjadi pada anak, ditandai dengan adanva pustul berisi cairan berwarna seperti madu di kulit yang dapat pecah dan membentuk krusta. Impetigo vesikular sangat menular, dan mudah ditularkan dari satu bagian tubuh ke bagian lain, serta dari orang ke orang melalui kontak.
Neonatus dapat mengalami impetigo bulosa akibat kontaminasi silang di ruang bersalin. Impetigo ini disebabkan Staphylococcus aureus (sangat menular). Penyakit ini ditandai dengan vesikel yang dapat pecah dan membentuk krusta. Setiap area tubuh dapat terinfeksi.
Impetigo vesikular sangat sering terjadi pada anak, ditandai dengan adanva pustul berisi cairan berwarna seperti madu di kulit yang dapat pecah dan membentuk krusta. Impetigo vesikular sangat menular, dan mudah ditularkan dari satu bagian tubuh ke bagian lain, serta dari orang ke orang melalui kontak.
Neonatus dapat mengalami impetigo bulosa akibat kontaminasi silang di ruang bersalin. Impetigo ini disebabkan Staphylococcus aureus (sangat menular). Penyakit ini ditandai dengan vesikel yang dapat pecah dan membentuk krusta. Setiap area tubuh dapat terinfeksi.
Minggu, 12 Desember 2010
Edema Serebri
PENDAHULUAN
Edema serebri atau edema otak adalah keadaan patologis terjadinya akumulasi cairan di dalam jaringan otak sehingga meningkatkan volume otak. Dapat terjadi peningkatan volume intraseluler (lebih banyak di daerah substansia grisea) maupuri ekstraseluler (daerah substansia alba), yang menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan intrakranial.
ETIOLOGI
Edema otak dapat muncul pada kondisi neurologis dan nonneurologis:
1. Kondisi neurologis: Stroke iskemik dan perdarahan intraserebral, trauma kepala, tumor otak, dan infeksi otak.
2. Kondisi non neurologis: Ketoasidosis diabetikum, koma asidosis laktat, hipertensi maligna, ensefalopati, hiponatremia, ketergantungan pada opioid, gigitan reptil tertentu, atau high altitude cerebral edema (HACE).
Edema serebri atau edema otak adalah keadaan patologis terjadinya akumulasi cairan di dalam jaringan otak sehingga meningkatkan volume otak. Dapat terjadi peningkatan volume intraseluler (lebih banyak di daerah substansia grisea) maupuri ekstraseluler (daerah substansia alba), yang menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan intrakranial.
ETIOLOGI
Edema otak dapat muncul pada kondisi neurologis dan nonneurologis:
1. Kondisi neurologis: Stroke iskemik dan perdarahan intraserebral, trauma kepala, tumor otak, dan infeksi otak.
2. Kondisi non neurologis: Ketoasidosis diabetikum, koma asidosis laktat, hipertensi maligna, ensefalopati, hiponatremia, ketergantungan pada opioid, gigitan reptil tertentu, atau high altitude cerebral edema (HACE).
Langganan:
Postingan (Atom)