
Tampilkan postingan dengan label Penyakit Dalam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyakit Dalam. Tampilkan semua postingan
Senin, 08 September 2014
Diare: Definisi dan jenis-jenis diare (mencret)

Jumat, 05 September 2014
MALARIA: Tinjauan Penyakit Infeksi Tropis
Malaria merupakan penyebab utama mortalitas dan morbiditas di daerah tropis dan subtropis di dunia. Diperkirakan 300-500 juta orang menderita dan lebih dari 1 juta meninggal karena malaria setiap tahun. Sebagian besar kematian akibat malaria, terutama pada anak-anak di bawah lima tahun, terjadi di sub-Sahara Afrika.
Wilayah Asia Tenggara melaporkan sejumlah besar kasus dan kematian kedua setelah Afrika. Tidak seperti beberapa penyakit akut lainnya seperti ensefalitis, meningitis, dan sebagian besar penyakit kronis, pasien malaria berat dapat sembuh sepenuhnya tanpa efek jangka panjang jika segera diobati dengan benar. Oleh karena itu, rasionalisasi dan standardisasi pengobatan kasus malaria berat pada berbagai tingkat perawatan kesehatan penting dan memiliki beberapa keunggulan.

Minggu, 16 September 2012
Infeksi Human Immunodeficiency Virus pada Kehamilan
Kendatipun tidak seganas SARS (severe acute respiratory syndrome) yang menimbulkan kematian dalam hitungan hari, maka infeksi Human immunodeficiency virus sangat merisaukan dunia, karena jumlahnya setiap hari semakin meningkat, sementara itu pengobatannya belum ditemukan.
Jumat, 13 Juli 2012
Kelebihan volume cairan
Definisi
Kondisi ketika individu mengalami atau beresiko mengalami kelebihan beban cairan intraseluler atau interstisial.
Batasan karakteristik
Mayor
- Edema
- Kulit tegang, mengilap
Minor
- Asupan melebihi haluaran
- Sesak napas
- Kenaikan berat badan
Faktor yang berhubungan
- Berhubungan dengan gangguan mekanisme regulasi cairan, sekunder akibat gagal jantung
- Berhubungan dengan peningkatan preload, penurunan kontraktilitas, dan penurunan curah jantung, sekunder akibat infark miokard, gagal jantung, penyakit katup jantung
- Berhubungan dengan hipertensi porta, tekanan osmotik koloid plasma yang rendah, retensi natrium, sekunder akibat penyakit hepar, sirosis hepatis, asites, dan kanker
- Berhubungan dengan gangguan aliran balik vena, sekunder akibat varises vena, trombus, itnobilitas, flebitis kronis
- Berhubungan dengan retensi natrium dan air, sekunder akibat penggunaan kortikosteroid
- Berhubungan dengan kelebihan asupan natrium/cairan
- Berhubungan dengan rendahnya asupan protein pada diet lemak, malnutrisi
- Berhubungan dengan venostasis/bendungan vena, sekunder akibat imobilitas, bidai atau balutan yang kuat, serta berdiri atau duduk dalam waktu lama
- Berhubungan dengan kompresi vena oleh uterus saat hamil
- Berhubungan dengan drainase limfatik yang tidak adekuat, sekunder akibat mastektomi
Kondisi ketika individu mengalami atau beresiko mengalami kelebihan beban cairan intraseluler atau interstisial.
Batasan karakteristik
Mayor
- Edema
- Kulit tegang, mengilap
Minor
- Asupan melebihi haluaran
- Sesak napas
- Kenaikan berat badan
Faktor yang berhubungan
- Berhubungan dengan gangguan mekanisme regulasi cairan, sekunder akibat gagal jantung
- Berhubungan dengan peningkatan preload, penurunan kontraktilitas, dan penurunan curah jantung, sekunder akibat infark miokard, gagal jantung, penyakit katup jantung
- Berhubungan dengan hipertensi porta, tekanan osmotik koloid plasma yang rendah, retensi natrium, sekunder akibat penyakit hepar, sirosis hepatis, asites, dan kanker
- Berhubungan dengan gangguan aliran balik vena, sekunder akibat varises vena, trombus, itnobilitas, flebitis kronis
- Berhubungan dengan retensi natrium dan air, sekunder akibat penggunaan kortikosteroid
- Berhubungan dengan kelebihan asupan natrium/cairan
- Berhubungan dengan rendahnya asupan protein pada diet lemak, malnutrisi
- Berhubungan dengan venostasis/bendungan vena, sekunder akibat imobilitas, bidai atau balutan yang kuat, serta berdiri atau duduk dalam waktu lama
- Berhubungan dengan kompresi vena oleh uterus saat hamil
- Berhubungan dengan drainase limfatik yang tidak adekuat, sekunder akibat mastektomi
Jumat, 08 Juni 2012
Artikel Cuci Darah
Bagaimana proses cuci darah pada penderita gagal ginjal dilakukan? Apa raja yang harus dipersiapkan penderita? Setiap berapa lama periode waktu cuci darah dilakukan? Apakah ada solusi lain cara mengatasi penderita gagal ginjal? Berikut beberapa artikel mengenai cuci darah yang bisa berguna buat Anda:
Sabtu, 14 April 2012
Kapan Penderita DBD Harus Dibawa ke Rumah Sakit?
Kapan Penderita Harus Dibawa ke Rumah Sakit?
Seorang penderita DBD sebaiknya dirawat di rumah sakit apabila mengalami gejala-gejala sebagai berikut :
- Demam terlalu tinggi (<39°C)
- Muntah terus menerus
- Tidak dapat atau tidak mau minum sesuai anjuran
- Kejang
- Perdarahan hebat (muntah atau berak darah)
- Nyeri perut hebat
- Timbul gejala syok (gelisah, tidak sadarkan diri, nafas cepat, seluruh badan teraba dingin dan lembab, bibir dan kuku kebiruan, anak merasa haus. kencing kurang atau tidak ada sama sekali)
- Hasil laboratorium menunjukkan peningkatan kekentalan darah yang ditunjukkan dengan peningkatan hemoglobin dan hematokrit (>40%) dan atau penurunan jumlah trombosit (<100.000/mm3)
Seorang penderita DBD sebaiknya dirawat di rumah sakit apabila mengalami gejala-gejala sebagai berikut :
- Demam terlalu tinggi (<39°C)
- Muntah terus menerus
- Tidak dapat atau tidak mau minum sesuai anjuran
- Kejang
- Perdarahan hebat (muntah atau berak darah)
- Nyeri perut hebat
- Timbul gejala syok (gelisah, tidak sadarkan diri, nafas cepat, seluruh badan teraba dingin dan lembab, bibir dan kuku kebiruan, anak merasa haus. kencing kurang atau tidak ada sama sekali)
- Hasil laboratorium menunjukkan peningkatan kekentalan darah yang ditunjukkan dengan peningkatan hemoglobin dan hematokrit (>40%) dan atau penurunan jumlah trombosit (<100.000/mm3)
Pertolongan pertama pada penderita DBD
Seorang penderita DBD pada awalnya menderita demam tinggi. Dalam keadaan demam ini tubuh mengalami penguapan yang lebih daripada biasanya, sehingga dapat menyebabkan hilangnya cairan tubuh lebih banyak dari biasanya. Cairan tubuh akan semakin berkurang bila penderita juga mengalami muntah-muntah dan tidak mau minum. Maka pertolongan pertama yang terpenting adalah memberi minum sebanyak banyaknya.
Kelainan/Penyakit pada Sistem Ekskresi Manusia
Sistem ekskresi pada manusia tidak selamanya dapat berjalan secara normal. Pada kondisi tertentu, sistem tersebut dapat mengalami kelainan sehingga mempengaruhi kerja alat tubuh lainnya. Berikut ini beberapa kelainan/penyakit yang terjadi pada sistem ekskresi manusia.
a. Nefritis
Nefritis (radang ginjal) merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Streptococcus. Nefritis kronis sering kali terjadi pada orang lanjut usia (manula). Penyakit ini ditandai dengan tekanan darah yang tinggi, pengerasan pada pembuluh darah ginjal, serta kerusakan pada bagian glomerulus dan tubulus.
Kerusakan glomerulus dapat menyebabkan urea dan asam urat masuk kembali ke dalam darah. Peristiwa demikian disebut uremia. Adanya urine di dalam darah dapat menyebabkan terganggunya proses penyerapan air sehingga terjadi penimbunan air di kaki atau disebut edema.
a. Nefritis
Nefritis (radang ginjal) merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Streptococcus. Nefritis kronis sering kali terjadi pada orang lanjut usia (manula). Penyakit ini ditandai dengan tekanan darah yang tinggi, pengerasan pada pembuluh darah ginjal, serta kerusakan pada bagian glomerulus dan tubulus.
Kerusakan glomerulus dapat menyebabkan urea dan asam urat masuk kembali ke dalam darah. Peristiwa demikian disebut uremia. Adanya urine di dalam darah dapat menyebabkan terganggunya proses penyerapan air sehingga terjadi penimbunan air di kaki atau disebut edema.
Kamis, 12 April 2012
Cuci darah (dialisis)
Apabila fungsi ginjal untuk membuang zat-zat sisa metabolik yang beracun dan kelebihan cairan dari tubuh sudah sangat menurun (lebih dari 90 persen) sehingga tidak mampu lagi menjaga kelangsungan hidup penderita gagal ginjal, maka harus dilakukan dialisis (cuci darah) sebagai terapi pengganti fungsi ginjal. Ada dua jenis dialisis, yaitu: hemodialisis (cuci darah dengan mesin dialiser), dan dialisis peritonial (cuci darah melalui perut).
Rabu, 11 April 2012
Pedoman pengobatan HIV untuk orang dewasa dan remaja yang diperbarui
The Department of Health and Human Services (DHHS) pada antiretrovirus pedoman untuk orang dewasa dan remaja telah diperbarui rekomendasi bagi praktisi klinis yang peduli untuk pasien dengan infeksi HIV di Amerika Serikat, berdasarkan bukti mutakhir.
"Terapi antiretrovirus (ART) untuk pengobatan infeksi [HIV] telah ditingkatkan terus sejak munculnya potent combination therapy pada tahun 1996," pedoman penulis menulis. "Obat baru telah disetujui yang menawarkan baru mekanisme aksi, perbaikan dalam potensi dan aktivitas bahkan melawan virus multidrug-tahan, kenyamanan pemberian dosis dan tolerability."
"Terapi antiretrovirus (ART) untuk pengobatan infeksi [HIV] telah ditingkatkan terus sejak munculnya potent combination therapy pada tahun 1996," pedoman penulis menulis. "Obat baru telah disetujui yang menawarkan baru mekanisme aksi, perbaikan dalam potensi dan aktivitas bahkan melawan virus multidrug-tahan, kenyamanan pemberian dosis dan tolerability."
Senin, 09 April 2012
Kanker kolorektal
Kanker kolorektal adalah kanker usus besar, yang terdiri dari usus besar dan dubur. Insiden ini kanker usus meningkat pada tingkat yang mengkhawatirkan di Asia Tenggara dan dapat menjadi nomor satu jenis kanker selama 10 sampai 20 tahun.
Pendidikan kesehatan tetap landasan di deteksi dini kanker ini, yang dapat disembuhkan. Cari gejala sugestif kanker kolorektal sangat penting. Gejala termasuk kebiasaan tidak teratur usus, meningkatkan sembelit, diare gigih, kehadiran darah di bangku, distension perut dan sakit. Orang-orang dengan gejala ini harus mencari perhatian medis sesegera mungkin.
Pendidikan kesehatan tetap landasan di deteksi dini kanker ini, yang dapat disembuhkan. Cari gejala sugestif kanker kolorektal sangat penting. Gejala termasuk kebiasaan tidak teratur usus, meningkatkan sembelit, diare gigih, kehadiran darah di bangku, distension perut dan sakit. Orang-orang dengan gejala ini harus mencari perhatian medis sesegera mungkin.
Senin, 20 Februari 2012
Fobia Demam Dan Pengukuran Demam
Demam merupakan salah satu keluhan tersering orang tua yang mencari perawatan medis untuk anak mereka. Fobia demam dan konsep yang salah mcngcnai demam sering dijumpai pada semua kelompok sosioekonomi. Pemberian antipiretik merupakan respons yang hampir universal terhadap demam yang dialami anakanak. Orang tua sebaiknya diyakinkan bahwa demam pada suhu 37,8°-40°C (100°-104°F) tidak berbahaya. Demam tidak menyebabkan "kerusakan otak", kecuali jika suhunya melebihi 41,7°C (107°F) yang berlangsung dalam jangka waktu lama (berjam-jam). Lebih lanjut, demam yang disebabkan oleh infeksi tidak cepat naik; dan suhu tidak akan melebihi 41,2°C (106°F).
Sabtu, 03 Desember 2011
Pembuluh Darah Manusia
Pembuluh darah manusia terdiri atas pembuluh nadi (arteri), pembuluh kapiler, dan pembuluh batik (vena). Apakah perbedaan ketiga pembuluh darah tersebut?
Pembuluh nadi berfungsi mengalirkan darah keluar dari jantung. Pembuluh ini berdinding tebal, kuat, dan elastis. Denyutnya dapat dirasakan jika kamu memegang pangkal pergelangan tangan ataupun leher. Berdasarkan ukurannya, pembuluh nadi terbagi menjadi aorta, arteri, dan arteriol. Aorta merupakan pembuluh nadi yang berukuran besar (arteri besar). Darah di aorta dialirkan dari jantung menuju ke seluruh tubuh. Arteri merupakan pembuluh nadi yang dilewati darah meninggalkan jantung. Biasanya, arteri dilalui darah bersih. Arteri merupakan cabang aorta. Adapun arteriol merupakan pembuluh nadi yang berukuran paling kecil.
Pembuluh nadi berfungsi mengalirkan darah keluar dari jantung. Pembuluh ini berdinding tebal, kuat, dan elastis. Denyutnya dapat dirasakan jika kamu memegang pangkal pergelangan tangan ataupun leher. Berdasarkan ukurannya, pembuluh nadi terbagi menjadi aorta, arteri, dan arteriol. Aorta merupakan pembuluh nadi yang berukuran besar (arteri besar). Darah di aorta dialirkan dari jantung menuju ke seluruh tubuh. Arteri merupakan pembuluh nadi yang dilewati darah meninggalkan jantung. Biasanya, arteri dilalui darah bersih. Arteri merupakan cabang aorta. Adapun arteriol merupakan pembuluh nadi yang berukuran paling kecil.
Demam
Demam mewakili suatu pengaturan kembali suhu inti sebagai respons terhadap pirogen endogen atau faktor-faktor lainnya. Demam tampaknya membantu membersihkan tubuh dari infeksi tertentu, dan ada bukti riset tentang aksi antivirus yang superior baik in vivo maupun in vitro bila suhu tubuh manusia meningkat dari tingkat fisiologik rata-rata 37°C (98,6°F) menjadi 38°C (100,4°F). Keuntungan ini diperoleh pada nilai percepatan metabolisme, peningkatan kerja jantung, dan peningkatan kebutuhan oksigen. Dalam keadaan yang bukan lingkungan dingin, rasa menggigil mempunyai arti bahwa titik pengaturan termal telah meningkat dan belum terkejar oleh suhu tubuh.
Sel darah putih
Pada uraian berikut ini akan dijelaskan masing-masing sel darah putih, baik yang termasuk granulosit maupun agranulosit.
a) Eosinofil
Eosinofil berjumlah sekitar 2-4% dari jumlah leukosit. Eosinofil tampak berwarna merah pada pewarnaan MGG.
b) Basofil
Basofil berjumlah sekitar 0,5-1% dari jumlah leukosit. Basofil merupakan leukosit yang memiliki kemampuan untuk berikatan dengan zat warna base. Basofil mengandung heparin dan histamin. Heparin merupakan zat yang berfungsi untuk mencegah terjadinya pembekuan di dalam pernbuluh darah. Adanya kandungan histamin pada basofil menyebabkan basofil tampak berwarna biru pada pewarnaan MGG karena histamin bersifat base.
a) Eosinofil
Eosinofil berjumlah sekitar 2-4% dari jumlah leukosit. Eosinofil tampak berwarna merah pada pewarnaan MGG.
b) Basofil
Basofil berjumlah sekitar 0,5-1% dari jumlah leukosit. Basofil merupakan leukosit yang memiliki kemampuan untuk berikatan dengan zat warna base. Basofil mengandung heparin dan histamin. Heparin merupakan zat yang berfungsi untuk mencegah terjadinya pembekuan di dalam pernbuluh darah. Adanya kandungan histamin pada basofil menyebabkan basofil tampak berwarna biru pada pewarnaan MGG karena histamin bersifat base.
Minggu, 28 Agustus 2011
Nefrosklerosis
Nefrosklerosis
Apabila stenosis arteri ginjal dapat mengakibatkan hipertensi, hipertensi dapat menyebabkan nefrosklerosis atau kerusakan pada arteri ginjal, arteriola, dan glomeruli. Hipertensi merupakan penyebab kedua terjadinya penyakit ginjal tahap akhir. Sekitar 10% individu pengidap hipertensi esensial akan mengalami penyakit ginjal tahap akhir.Rabu, 17 Agustus 2011
Penyebab penyakit lupus
Penyebab penyakit lupus
. Penyebab penyakit lupus belum diketahui secara pasti, agaknya disebabkan kombinasi berbagai faktor seperti genetik, honnon, infeksi, dan lingkungan. Terjadi penyimpangan pada sistem kekebalan yang pada mulanya sistem kekebalan tidak bisa membedakan teman dan musuh, kemudian "teman-teman " sendiri (sel-sel tubuh/organ sendiri) dianggap sebagai musuh, sehingga dibuat zat anti terhadap sel-sel tersebut, kemudian zat anti ini menyerang sel-sel tubuh/organ sendiri tersebut.Jumat, 22 Juli 2011
Purpura Trombositopenik Idiopatik
Purpura trombositopenik idiopatik atau idiopathic thrombocytopenic purpura (ITP) secara klinis dibagi menjadi 2 golongan yaitu ITP akut dan ITP kronik. ITP kronik lebih banyak pada wanita dewasa dan berjalan menahun.4 Sebagian besar ITP kronik timbul karena proses autoimun, timbulnya autoantibodi terhadap antigen trombosit sendiri, sehingga terjadi destruksi trombosit dalam darah tepi. Gambaran klinis berupa perdarahan kulit yaitu purpura, dapat dalam bentuk petechie atau ekimosis, perdarahan mukosa dan pada wanita terutama dalam bentuk menorrhagia. Diagnosis ditegakkan jika terdapat trombositopenia pada darah tepi dengan sumsum tulang menunjukkan megakariosit normal atau meningkat. Diagnosis ditunjang dengan adanya antibodi antitrombosit, serta ekslusi terhadap penyebab trombositopenia sekunder.
Senin, 11 Juli 2011
Hipertensi pada penyakit jantung, DM, dan ginjal kronis
Hipertensi pada penyakit jantung
Selain diabetes mellitus dan kolesterol tinggi, hipertensi merupakan faktor risiko utama terjadinya penyakit jantung. Sekitar 75% penderita hipertensi akan terkena penyakit jantung. Kondisi ini biasanya baru disadari saat penderita berusia lanjut, yaitu ketika jantung telah 'lelah' bekerja untuk memompa darah dengan tekanan berat. Tekanan darah tinggi akan menyebabkan pembesaran ventrikel kiri dan mempercepat timbulnya aterosklerosis.
Selain diabetes mellitus dan kolesterol tinggi, hipertensi merupakan faktor risiko utama terjadinya penyakit jantung. Sekitar 75% penderita hipertensi akan terkena penyakit jantung. Kondisi ini biasanya baru disadari saat penderita berusia lanjut, yaitu ketika jantung telah 'lelah' bekerja untuk memompa darah dengan tekanan berat. Tekanan darah tinggi akan menyebabkan pembesaran ventrikel kiri dan mempercepat timbulnya aterosklerosis.
Kamis, 07 Juli 2011
Asuhan Keperawatan TBC
1. Pengkajian
a. Data pasien
Penyakit tuberkulosis (TB) dapat menyerang manusia mulai dari usia anak sampai dewasa dengan perbandingan yang hampir sama antara laki-laki dan perempuan. Penyakit ini biasanya banyak ditemukan pada pasien yang tinggal di daerah dengan tingkat kepadatan tinggi sehingga masuknya cahaya matahari ke dalam rumah sangat minim.
a. Data pasien
Penyakit tuberkulosis (TB) dapat menyerang manusia mulai dari usia anak sampai dewasa dengan perbandingan yang hampir sama antara laki-laki dan perempuan. Penyakit ini biasanya banyak ditemukan pada pasien yang tinggal di daerah dengan tingkat kepadatan tinggi sehingga masuknya cahaya matahari ke dalam rumah sangat minim.
Langganan:
Postingan (Atom)
