Tampilkan postingan dengan label Mata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mata. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Juli 2011

Jenis-jenis Penyakit Mata Glukoma

Glukoma adalah suatu penyakit di mana tekanan di dalam bola mata meningkat sehingga terjadi kerusakan pada saraf optikus dan menyebabkan penurunan fungsi penglihatan. Penyakit glukoma ditandai dengan peningkatan tekanan di dalam bola mata sehingga aliran cairan mata terbendung. Penyakit ini menyebabkan kerusakan pada saraf optikus dan penurunan fungsi peng-lihatan. Apabila penyakit ini tidak segera diobati maka dapat mengakibatkan kebutaan.

Senin, 04 Juli 2011

Persiapan pasien operasi katarak

Jangan lupa mendapatkan persetujuan tindak medis (informed consent) dari pasien, karena jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, tidak adanya informed consent menjadi titik lemah bagi dokter. Segala sesuatu bisa terjadi saat operasi katarak, dan sebagai dokter, kita harus menerangkan dengan jujur kepada pasien kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi. Satu hal lagi yang perlu diperhatikan adalah hubungan dokter-pasien. Walaupun hasil operasi kita sangat balk, adakalanya pasien merasa tetap tidak puas karena hal-hal yang kita anggap kecil, misalnya: saat pemeriksaan pasca operasi yang sangat singkat (pasien merasa hanya diperiksa seadanya), jawaban dokter yang kurang jelas atas pertanyaan pasien, dokter yang memberi kesan arogan, dan lain-lain.

Kamis, 05 Mei 2011

Atonic pupil

Pupil menjadi atonik dan tidak dapat mengecil dengan diameter di atas 5 mm dengan pemberian cahaya biasanya akibat trauma mekanik intraoperasi maupun akibat obat-obatan intraokular. Penderita yang sering mengalami atonic pupil biasanya adalah pasien yang mengidap penyakit diabetes melitus yang lama ataupun glaukoma. Pada penderita diabetes maupun glaukoma, pupil biasanya lebih sulit dilatasi sehingga lebih banyak mengalami trauma, baik secara sengaja saat melebarkan pupil dengan alat tertentu maupun secara tidak sengaja karena pupil sering tersedot ketika fakoemulsifikasi. Kemampuan pupil untuk kontraksi menjadi menurun karena serabut otot yang terdapat di pinggiran pupil (otot konstriktor pupil) ada yang mengalami cedera.

Cystoid macular edema (CME)

Edema makula yang terjadi pasca operasi katarak sering juga dinamakan sebagai Irvine-Gass syndrome, sesuai dengan nama orang yang melaporkan kasus ini pertarna kalinya sekitar tahun 1953. Gejala klinis yang dialami pasien adalah pasien merasakan peningkatan visus pasca operasi katarak tetapi setelah 4 sampai 12 minggu kemudian terjadi penurunan visus. Pada sebagian besar kasus (90% kasus), penurunan visus ini berlangsung sementara dimana akan mengalami perbaikan secant spontan dalam waktu 6 bulan. Angka kejadian CME berkisar antara 15% sampai 30% dari kasus operasi katarak, dimana akan semakin tinggi jika terdapat komplikasi intraoperasi. Penurunan visus akibat CME paling sering terjadi setelah 6 minggu pasca operasi katarak.

Sabtu, 09 April 2011

Fungsi lensa kristalin

Serabut-serabut lensa memiliki sitoplasma bergranula halus dengan sedikit vesikel terebar di daerah ektoplasma sel dan satu-satu mitokondria di dekat sutura, namun pada umumnya terdapat sangat sedikit organel dan inklusi. Unsur utama dari sitosol serabut-serabut lensa adalah protein yang disebut kristalin, dan sebuah sitoskelet yang terutama terdiri atas aktin dan banyak filamen intermediat vimentin.

Minggu, 27 Maret 2011

Glaukoma: peningkatan abnormal tekanan intraokulus

Penyakit utama yang berkaitan dengan traktus uvea adalah glaukoma. Glaukoma adalah peningkatan abnormal tekanan intraokulus yang dapat menimbulkan kebutaan, nyeri pada mata. dan pengerasan mata. Tekanan intraokulus diukur oleh jumlah gaya yang diperlukan untuk membentuk cekungan di daerah tertentu di kornea. Pengukuran tekanan yang normal adalah antara 10 dan 20 mmHg. Apabila tekanan intraokulus meningkat melebihi 20 mmHg, maka pasien dapat didiagnosis mengidap glaukoma. Peningkatan tekanan menyebabkan devaskularisasi dan atrofi retina sena degenerasi saraf optikus, yang menyebabkan penurunan penglihatan yamg lambat, tidak nyeri, dan tersamar. Biasanya apabila telah terjadi penurunan penglihatan, kerusakan yang terjadi sudah tidak dapat diperbaiki. Glaukoma disebabkan oleh malfungsi "pipa ledeng" mata. Cairan akueus yang di hasilkan oleh korpus siliaris mengalir antara iris dan lensa untuk masuk ke dalam kamera anterior, tempat cairan tersebut memberi makan struktur-struktur mata sebelum mengalir melalui jala trabekular ke dalam kanalis Schlemm, di tepi lateral iris.

Rabu, 24 November 2010

Gejala katarak

Katarak tidak pernah dan tidak dapat menyebabkan rasa nyeri. Katarak hanya memengaruhi kualitas penglihatan. Kondisi ini muncul nyaris tanpa diketahui dan hampir selalu berjalan dengan sangat lambat. Biasanya proses keopakan berjalan dengan stabil, tetapi kadang-kadang terjadi percepatan yang singkat yang diikuti dengan periode panjang dimana tidak terlihat perubahan yang nyata. Banyak katarak yang mengubah cara berbagai gelombang cahaya melewati lensa, sehingga cahaya merah dan kuning bisa lewat dengan lebih mudah daripada cahaya biru. Sekali lagi, efeknya bertahap dan tidak mudah dikenali, tetapi setelah pembedahan katarak pasien biasanya menyatakan kegembiraannya dengan menyebutkan betapa terangnya warna langit atau betapa terangnya benda-benda berwama biru.

Senin, 15 November 2010

Katarak: Definisi dan Penyebab

Katarak adalah hilangnya kebeningan dari lensa pengfokus di dalam mata-lensa 'kristalin' yang terletak tepat di belakang iris yang berwarna dan hanya bisa dilihat melalui pupil. Nama katarak muncul berabad-abad yang lalu dari sebuah ide bahwa keputihan pupil—yang kebetulan hanya dapat dilihat pada kasuskasus yang sudah lama terabaikan—adalah seperti air terjun yang mengalir turun dari otak. Pada katarak yang padat, pupil memang tampak putih tetapi tampilan ini lebih disebabkan oleh agregasi dari protein lensa yang dikenal sebagai 'kristalin'—perubahan ini persis dengan perubahan yang terjadi pada albumin bening dari sebuah telur ketika direbus.

Bahkan kasus katarak yang paling padat sekalipun tidak pernah menghilangkan persepsi cahaya secara total sehingga, meskipun katarak dapat mengaburkan gambaran yang penting, tetapi tidak pernah membuat penderitanya sama sekali tidak dapat melihat. Mata yang tidak bisa melihat cahaya sama sekali biasanya mengalami kerusakan serius lainnya dan bukan sekedar katarak. Sering kali keputihan ini hanya mengenai bagian belakang lensa, sehingga penderitanya mengalami kelainan penglihatan yang parah meski matanya tampak normal.