Tampilkan postingan dengan label elektrolit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label elektrolit. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 April 2011

Struktur Sel darah merah (Eritrosit)

Sistem hematologi tersusun atas darah dan tempat darah diproduksi, termasuk sumsum tulang dan nodus limpa. Darah adalah organ khusus yang berbeda dengan organ lain karena berbentuk cairan.

Darah merupakan medium transpor tubuh, volume darah manusia sekitar 7%-10% berat badan normal dan berjumlah sekitar 5 liter. Keadaan jumlah darah pada tiap-tiap orang tidak sama, bergantung pada usia, pekerjaan, serta keadaan jantung atau pembuluh darah. Darah terdiri atas 2 komponen utama, yaitu sebagai berikut:
1. Plasma darah, bagian cair darah yang sebagian besar terdiri atas air, elektrolit, dan protein darah.
2. Butir-butir darah (blood corpuscles), yang terdiri atas komponen-komponen berikut ini.
- Eritrosit: sel darah merah (SDM—red blood cell).
- Leukosit: sel darah putih (SDP—white blood cell).
- Trombosit: butir pembeku darah—platelet.

Jumat, 18 Maret 2011

Gastroenteritis Akut

Gastroenteritis akut merupakan penyebab tersering kedua infeksi pada anak setelah selesma.

Etiologi biasanya adalah virus walaupun infeksi bakteri dan protozoa dapat juga terjadi. Infeksi virus antara lain disebabkan oleh virus Norwalk, rotavirus (muncul pada saat muslin dingin), enterovirus (muncul pada saat musim panas), koronavirus, dan adenovirus. Infeksi bakteri ditandai dengan adanya hematokezia atau adanya mukus di dalam tinja dan disebabkan infeksi oleh Salmonella, Shigella, Campy/Owlet; Yersinia. Escherichia coli patogen, dan spesies Clostridium difficile dapat menyebabkan kolitis pseudomembranosa yang menimbulkan nyeri abdomen dan diare. terutama setelah pernakaian antibiotik. Giardia lamblia dan Coptosporidium adalah parasit yang menyebabkan wabah di tempat perawatan. Giardia juga ditemukan di air sumur yang tercemar.