Tampilkan postingan dengan label splenomegali. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label splenomegali. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Maret 2011

Limfadenopati dan Splenomegali

LIMFADENOPATI
Limfadenopati atau hiperplasia limfoid adalah pembesaran kelenjar limfe sebagai respons terhadap proliferasi limfosit T atau limfosit B. Limfadenopati biasanya terjadi setelah infeksi suatu mikroorganisme.

Limfadenopati regional merupakan indikasi adanya infeksi lokal. Sedangkan limfadenopati generalisata biasanya merupakan indikasi adanya infeksi sistemik seperti AIDS, atau gangguan otoimun seperti artritis rematoid atau lupus eritematosus sistemik. Biasanya, limfadenopati dapat mengindikasikan adanya keganasan.

Selasa, 21 Desember 2010

Polisitemia Primer dan Sekunder

Kita harus mempertimbangkan diagnosis polisitemia (peningkatan volume sel darah merah total) pada laki-laki dengan hematokrit yang menetap lebih dari 55% dan pada perempuan dengan hematokrit menetap lebih dari 50%. Ingat penurunan volume plasma juga dapat menyebabkan peningkatan hematokrit. Penting untuk mendiagnosis adanya polisitemia terutama karena implikasi terapetik diagnosis polisitemia primer (polisitemia vera).

Senin, 25 Oktober 2010

Polisitemia vera rubra

Terjadi produksi sel darah merah yang berlebihan, walaupun ada eritropoetin dengan kadar rendah. Penyakit sering berakhir sebagai leukemia akut atau mielofibrosis.

Polisitemia menunjukkan suatu peningkatan konsentrasi sel darah merah di darah perifer. Polisitemia yang nyata disebabkan splenomegali menyeluruh. Nyeri tulang dan dispepsia lazim terjadi.

Investigasi
- Film darah merupakan leukoeritroblastik dan ada tanda khas poikilosit 'tetesan air mata'.
- Terjadi trombositosis
- Nilai NAP meningkat seperti kadar urat serum
- Aspirasi sumsum tulang sering memberikan hasil yang 'kering' pada waktu tap, yang disebabkan karena fibrosis yang meluas, tetapi biopsi trefin dapat membantu.

Sabtu, 23 Oktober 2010

Pendekatan Penanganan Peningkatan Hematokrit

Berikut ditawarkan sebagai langkah-langkah pendekatan yang logis untuk diagnosis dan evaluasi peningkatan hematokrit (Ht):
1. Apakah ada gambaran klinis yang mengarah ke polisitemia vera?
• Gatal
• Riwayat trombosis arteri
• Splenomegali
• Peningkatan sel darah putih
• Basofil
• Peningkatan jumlah trombosit
• Morfologi trombosit yang abnormal pada sediaan apus.

2. Bila ada tanda-tanda di atas (terutama splenomegali, trombositosis atau lekositosis), hal ini mengarah ke diagnosis polisitemia vera dan dokter harus melengkapi pemeriksaan:
• Masa sel darah merah
• Alkalin fosfatase lekosit
• Kadar Vitamin B12
Pemeriksaan sumsum tulang tidak mutlak perlu tetapi dapat membantu. Biasanya menunjukkan hiperselularitas semua elemen sumsum tulang yang jelas dan tidak ada besi pada pewarnaan besi sumsum tulang.