Jumat, 28 September 2012

Bagaimana bayi mendengar dalam rahim?

Sistem akustik yang memungkinkan bayi Anda mendengar berkembang melalui tiga komponen yang berbeda—telinga luar, telinga tengah, dan telinga dalam. Telinga luar dimulai sebagai kuncup kecil yang secara bertahap melebur untuk menciptakan piringan penghimpun suara bagi bayi. Telinga tengah terbentuk dengan menyatukan tiga tulang kecil yang meneruskan getaran-getaran yang ditangkap oleh telinga luar ke telinga dalam bayi. Telinga dalam ini adalah peralatan yang luar biasa yang menerjemahkan titi nada dan intensitas gelombang suara menjadi impuls-impuls listrik yang khusus, yang kemudian meneruskan informasi ini ke wilayah pendengaran pada otak. Peralatan janin Anda untuk mencuri dengar ke dunia sudah berkembang dengan sempurna saat kehamilan Anda memasuki triwulan kedua.

Sejumlah studi modern memastikan bahwa sejak berusia 18 minggu hingga 20 minggu, bayi yang belum lahir mendengar dan merespons suara-suara di dalam lingkungannya. Walaupun Anda mungkin mengira rahim adalah tempat yang tenang, sebetulnya tempat itu kaya akan bunyi-bunyian dan sensasi. Mikoyan-mikrofon kecil yang ditempatkan di dalam rahim seorang wanita hamil menunjukkan bahwa sejumlah besar getaran dapat didengar memasuki kediaman bayi yang belum lahir. Detak jantung ibu dan saluran pencernaan memberikan suara latar yang teratur, begitu pula darah yang mengalir cepat melewati pembuluh-pembuluh darah utama sang ibu.

Ritme dan titinada suara-suara manusia dapat didengar dengan sangat jelas dari dalam rahim. Seorang dewasa yang sedang mendengarkan percakapan yang direkam melalui mikrofon kecil yang ditempatkan di dalam sebuah rahim dapat memahami lebih dari separuh kata-kata yang diucapkan oleh seorang pria dan lebih dari sepertiga kata-kata yang diucapkan oleh seorang wanita yang berdiri di depan wanita yang sedang hamil tersebut. Bagi bayi di dalam kandungan Anda, suara Andalah yang paling mudah dikenali. Tidak seperti suara-suara lain yang datang dari luar, yang terdengar samarsamar, suara Ibu benar-benar sedikit lebih keras. Jika Anda menyanyi, bunyi yang terdengar di dalam rahim Anda bisa mencapai lebih dari 80 desibel, artinya senyaring desing telepon atau desing penyedot debu. Bayi Anda yang belum lahir mendengarkan suara Anda sebagai bunyi yang melewati udara, dan sebagai getaran-getaran yang bergerak langsung melalui berbagai organ, jaringan, dan tulang Anda. Seorang bayi yang belum lahir menjadi terbiasa dengan suara ibunya jauh sebelum ia keluar dari rahim.

Seorang bayi belajar mengaitkan suara-suara di dalam rahim dengan sensasi-sensasi yang menyenangkan atau tidak menyenangkan. Kondisi emosional Ibu dikomunikasikan kepada janin melalui molekul-molekul yang dikeluarkan si Ibu. Jika sang Ibu sedang melakukan pembicaraan yang penuh kasih sayang dan lembut, atau menikmati musik yang menyenangkan, otaknya merangsang pelepasan unsur-unsur kimia yang mencerminkan kondisi Ibu yang tenang dan nyaman. Para pembawa pesan kimiawi ini menjelajah sirkulasi-sirkulasi ibu dan janin, yang sekarang dihubungkan oleh tali pusar, menjalin perasaan si bayi dengan ibunya. Jika, scbaliknya, sang Ibu terlibat dalam debat yang panas, tubuhnya dipenuhi unsur kimia stres yang dapat memicu ketidaknyamanan di dalam janinnya. Mudah membayangkan perasaan tidak nyaman yang dirasakan sebuah janin yang terus-menerus mendengar bunyi-bunyian yang tidak menyenangkan. Detak jantung ibu berdegup kencang sementara kelenjar-kelenjar adrenalin menyemburkan hormon-hormon stres. Sang bayi yang belum lahir mengaktifkan respons melawan atau lari, sayangnya ia tak mampu lari atau melawan sumber ketidaknyamanan tersebut. Benih-benih kecemasan, ketakutan, permusuhan terjalin di dalam rahim. Sang calon bayi belajar mengaitkan bunyi-bunyian dengan sensasi-sensasi batin.

Lakukan yang terbaik untuk menghindari bunyi-bunyian yang berulang dan menekan karena polusi bunyi berdampak negatif terhadap Ibu dan Bayi. Para ilmuwan melaporkan bahwa ibu yang hidup di bawah jalur penerbangan sebuah bandara kota yang sibuk memproduksi hormon pembangun yang jumlahnya lebih rendah, dan lebih bestir kemungkinan mereka memiliki bayi yang kecil dibandingkan para ibu yang tinggal pada jarak yang sama dari bandara tersebut tetapi tidak berada langsung di bawah jalur penerbangan. Temuan-temuan serupa juga dilaporkan pada wanita yang harus bekerja di pabrik-pabrik dengan tingkat kebisingan yang selalu tinggi. Jika Anda dapat memilih secara sadar, lakukan yang terbaik untuk membatasi keterpaparan Anda dan bayi Anda dari getaran yang membuat Anda tertekan.

Di sisi lain, tidak realistis apabila mengharapkan Anda dapat sepenuhnya menghindari suara-suara yang membuat Anda kesal selama kehamilan Anda. Kami tidak mengatakan bahwa Anda harus cemas karena membahayakan janin Anda setiap kali Anda merasa kesal, berbeda pendapat, atau mendengarkan musik rock and roll yang bising. Kehidupan terkadang membawa saat-saat keras yang tak dapat atau seyogianya tidak perlu dihindari. Kami hanya menyarankan Anda untuk menyadari bahwa makhluk di dalam tubuh Anda selalu mencuri dengar kehidupan Anda. Sejauh mungkin, paparkan diri Anda pada bunyi-bunyian yang sehat, bukan yang beracun, dengan menyadari bahwa apa pun yang sedang Anda alami secara bersamaan dialarni pula oleh bayi Anda yang belum lahir.

Pustaka
Panduan Holistik Kehamilan & Kelahiran

Tidak ada komentar:

Posting Komentar